Himbauan Terbuka: Buang Sampah Sembarangan Itu Merugikan, Yuk Berubah!
- Jul 08, 2026
- Drs.Jamhuri,HJ
Himbauan Terbuka: Buang Sampah Sembarangan Itu Merugikan, Yuk Berubah!
SUNGAI BAKUNG – (07 Juli 2026) Sungguh sebuah pemandangan yang ironis. Desa Sungai Bakung sebenarnya sudah selangkah lebih maju dengan memiliki fasilitas Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) sendiri yang diberi nama keren: TPS Bakung Barasih. Sesuai namanya yang berarti "Bakung Bersih", fasilitas ini dibangun dengan tujuan mulia agar desa kita tercinta bebas dari masalah sampah.
Namun sayang seribu sayang, akhir-akhir ini ada pemandangan kurang sedap yang justru terjadi tepat di halaman depan lokasi TPS tersebut. Alih-alih memasukkan sampah ke dalam area bangunan atau wadah yang sudah ditentukan, beberapa oknum warga maupun pengendara yang melintas justru memilih cara instan: melempar kantong sampah begitu saja di depan pagar atau di pinggir jalan depan TPS Bakung Barasih.
Fasilitasnya 'Barasih', Depannya Kok Risih?
Kebiasaan asal lempar—asal lepas dari tangan—ini jelas memicu keluhan dari warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Pasalnya, tumpukan sampah yang tercecer di depan pagar luar TPS ini tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga membawa dampak buruk lainnya:
-
Mengundang Bau dan Penyakit: Sampah yang dibiarkan di area terbuka luar pagar langsung terkena panas dan hujan, memicu aroma tak sedap yang mengganggu lingkungan sekitar.
-
Diacak-acak Hewan Liar: Kantong plastik yang hanya ditaruh di pinggir jalan kerap dirobek oleh kucing atau anjing liar, membuat sampah plastik kecil berserakan ke mana-mana.
-
Menyulitkan Petugas: Petugas TPS Bakung Barasih yang seharusnya fokus mengolah sampah di dalam ruangan, terpaksa harus kerja ekstra memunguti ceceran sampah di luar pagar yang berserakan karena ulah oknum tidak bertanggung jawab.
"Sangat disayangkan, fasilitasnya sudah bagus dan namanya sudah 'Barasih'. Tapi masih ada saja oknum yang malas turun dari motor, atau sengaja membuang sampah di luar jam operasional lalu ditinggal begitu saja di depan pagar. Ini kan merugikan kita semua," ujar salah seorang warga.
Yuk Berubah! Mulai dari Langkah Sederhana Ini
Masalah ini tidak akan selesai jika kita hanya mengandalkan petugas kebersihan. Perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran diri sendiri. Sebagai warga Desa Sungai Bakung yang bijak, mari kita sudahi kebiasaan malas ini dan mulai menerapkan langkah tertib berikut:
-
Turun dari Kendaraan, Taruh di Dalam: Jangan membiasakan diri melempar sampah dari atas motor. Luangkan waktu 10 detik untuk turun dan meletakkan sampah di tempat yang benar-benar sudah disediakan di area dalam TPS.
-
Patuhi Jam Operasional: Jika TPS sedang tutup atau belum jamnya menerima sampah, jangan tinggalkan kantong sampah Anda tergeletak di luar pagar. Simpan dulu di rumah dan bawalah kembali saat petugas sudah siap melayani.
-
Saling Mengingatkan dengan Sopan: Jika melihat ada tetangga atau pengendara lain yang kedapatan ingin melempar sampah di depan TPS, ingatkan mereka dengan cara yang baik agar menaruhnya di dalam.
Fasilitas TPS Bakung Barasih adalah milik bersama dan dibangun demi kenyamanan seluruh warga desa. Mari kita jaga marwah nama "Barasih" tersebut dengan tidak mengotorinya dari luar. Yuk, kita ubah kebiasaan buruk ini sekarang juga demi Desa Sungai Bakung yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali!